Rabu, 18 Januari 2017

Jenis Tanaman Terancam Punah di Indonesia

1. Purwaceng



Tanaman ini bermanfaat sebagai penambah stamina. Pengolahan purwaceng adalah menjadi serbuk yang dapat dicampur ke dalam minuman berupa kopi atau susu.
Kita dapat menjumpai tanaman ini di wilayah dataran tinggi Jawa Tengah, seperti Dieng. Nama latin dari tanaman ini adalah pimpinella pruatjan.

2. Sarang Semut


sarang semut
Sarang semut mempunyai nama latin myrmecodia pendans. Tidak gampang menjumpai tanaman yang disebut type tumbuhan epifit dari Papua ini. Tempat sarang semut tinggi, umumnya hidup melekat di batang pohon besar dengan ketinggian sekitaran 8 mtr., serta tinggi lokasi pada 1100-2500 diatas permukaan air laut.
Seperti namanya, tanaman sarang semut benar-benar sangat disukai oleh semut sebagai rumah mereka.

3. bulian (eusderoxylon zwageri)


Eusideroxylon_zwageri bulian
Tinggi pohon sekitaran 36m dengan diameter batang 95cm. Dapat tumbuh di tempat dengan ketinggian 600m yang umumnya ada di lereng bukit dengan type tanah yang berpasir. Type kayu ini begitu kuat, tahan lama, serta dapat dipakai untuk konstruksi berat.
Pendistribusian di Malaysia, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Filipina, serta Maluku. Populer dengan nama Belian, Belian Timun, Betian, Talion Bening, Tebelian Geriting, Telianoii, Teluyan, Ulin, Ulin Bening, Ulion.

4. Jelutung (dyera sp)


jelutung
ketinggian pohon dapat hingga 75m dengan diameter batang 159cm. Umum tumbuh di rimba dengan tanah berpasir serta perbukitan dengan ketinggian 400m. Getahnya dapat dipakai untuk bikin permen karet serta kayunya dapat dipakai untuk bikin perlengkapan. Distribusi di Thailand, semenanjung Malaysia, Sumatera, serta Kalimantan. Di Indonesia populer dengan nama Jelutong atau Pantung

5. Akar Karak (ficus uniglandulosa wall)


Tinggi pohon cuma sekitaran 14m dengan diameter batang sekitaran 15cm. Batangnya berwarna putih serta bergetah. Umum tumbuh di ketinngian 1700m. biasanya di selama aliran sungai serta lereng bukit. Kadang-kadang dapat juga diketemukan di batu kapur, tanah berpasir, serta tanah liat.
Distribusi tumbuhnya di burma, thailand, semenanjung Malaysia, Sumatera, Kalimantan, serta Filipina. Populer dengan nama Akar Karak, Kara, atau Wa Punot.

6. Amorphophallus titanum atau Bunga Bangkai


Amorphophallus titanum bangkai
Bunga bangkai raksasa ; (Bunga bangkai tak termasuk juga dalam famili Arecaceae (Palmae) tetapi dalam famili Araceae (talas-talasan)
Bunga bangkai adalah bunga raksasa yang begitu unik lantaran bisa keluarkan bau busuk seperti bangkai. Bau busuk itu sesungguhnya mempunyai tujuan untuk mengundang kumbang serta lalat supaya hinggap serta menolong sistem penyerbukan.
Bunga ini tumbuh tinggi menjulang ke atas sampai dapat meraih 4 mtr.. Saat mekar, sisi luarnya berwarna putih krem sedang mahkotanya berwarna merah tua keunguan. Bunga ini cuma bakal mekar sepanjang 7 hari sampai lalu mati atau tumbuh kembali.
Bunga bangkai berbunga pada rentang saat yang cukup lama, dapat sekitaran 5 th. sekali. Habitat asli bunga ini ada di rimba Sumatera. Bakal tetaplah sekarang ini telah mulai banyak yang dilestarikan di daerah yang lain seperti di Taman Rimba Raya Ir. Djuanda, Bandung.

7. Anggrek Larat


anggrek-larat-dendrobium-phalaenopsis
Anggrek Larat yang dalam bhs Inggris di kenal sebagai Cooktown Orchid, berkerabat dekat dengan sebagian type anggrek yang lain seperti Anggrek Merpati, Anggrek Albert, Anggrek Stuberi, Anggrek Jamrud, Anggrek Karawai, serta Anggrek Kelembai. Dalam bhs latin tumbuhan ini di kenal sebagaiDendrobium phalaenopsis dengan persamaan kata Vappodes phalaenopsis, serta Dendrobium bigibbum.

8. Anggrek tebu


anggrek tebu
Anggrek tebu (Grammatophyllum speciosum) adalah anggrek paling besar, terbesar serta paling berat di antara beberapa jenis anggrek yang lain. Dalam satu rumpun dewasa, anggrek tebu bisa hingga berat kian lebih 1 ton serta memiliki panjang malai sampai 3 mtr. dengan diameter malai sekitaran 1, 5-2 cm. Tersebut penyebabnya tanaman ini layak menyandang predikat sebagai anggrek paling besar serta terberat atau anggrek raksasa

9. Kantong semar yang karnivora



Pada saat daun masihlah muda, Kantong pemangsa pada Nepenthes tertutup. Lalu, buka saat telah dewasa. Tetapi bukanlah artinya kantung flora karnivora ini tutup pada saat masihlah muda saja. Ia tutup diri saat tengah mengganyang mangsa. Maksudnya agar sistem pencernaan jalan lancar serta tak diganggu kawanan musuh yang siap merebut makanan yang telah ia peroleh

10. Tengkawang



Tengkawang (Shorea spp.) yaitu nama buah serta pohon dari genus Shorea yang buahnya membuahkan minyak nabati. Pohon Tengkawang cuma ada di pulau Kalimantan serta beberapa kecil Sumatera. Dalam bhs Inggris, flora (tanaman) langka ini di kenal sebagai Illepe Nut atauBorneo Tallow Nut. Pohon yang terdiri atas belasan spesies (13 salah satunya dilindungi dari kepunahan) ini jadi maskot (flora jati diri) propinsi Kalimantan Barat.

11. Kokoleceran


kokoleceran
Kokoleceran yaitu maskot propinsi Banten yang disebut satu diantara tanaman endemik Banten yang diakui cuma ada di Taman Nasional Ujung Kulon. Saya tak mengulas kokoleceran yang berbentuk permainan tradisional dengan baling-baling bambu. Namun kokoleceran yang disebut tanaman langka bernama ilmiah Vatica bantamensis, sebagai flora jati diri propinsi Banten tetapi keberadaannya begitu misterius.

12. Anggrek hitam ; Coelogyne pandurata


anggrek-hitam
Anggrek hitam (Coelogyne pandurata), seperti namanya, memiliki ciri khas pada bunganya yang mempunyai lidah (labellum) berwarna hitam. Anggrek langka ini dalam bhs Inggris dikatakan sebagai “Black Orchid”. Sedang di Kalimantan Timur, Anggrek Hitam yang langka ini memiliki nama lokal “Kersik Luai”.

13. Anggrek Hartinah


anggrek-hartinah
Anggrek Hartinah atau Anggrek Tien Soeharto (Cymbidium hartinahianum) adalah satu diantara type tumbuhan anggrek yang endemik (cuma tumbuh di daerah spesifik) Sumater Utara, Indonesia. Type anggrek yang diketahui pertama kalinya pada th. 1976 ini dapat diketahui di Desa Baniara Tele Kecamatan Harian Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Anggrek Tien Soeharto atau kerap dimaksud sebagai Anggrek Hartinah (Cymbidium hartinahianum) adalah anggrek tanah yang hidup merumpun

14. Korma Rawa


korma rawa
Korma rawa (Phoenix paludosa) tumbuh berumpun dengan tinggi batang hingga 5 mtr.. Daunnya berupa sirip yang memiliki panjang sekitaran dua mtr.. Di bagian pangkal daunnya tumbuh duri. Duri-duri ini sesungguhnya adalah anak-anak daun yang beralih memiliki bentuk. Setiap daun memiliki sekitaran 25 anak daun yang tersusun dalam 4-5 grup.

15. Johanneste ijsmaria altifrons ; Daun payung


daun payung
Daun sang adalah satu diantara 4 spesies anggota genus Johannestijsmania yang cuma tumbuh di lokasi Asia Tenggara. Daun Sang adalah anggota famili Arecaceae (Pinang-pinangan atau Palem). Tanaman Daun Sang yang memiliki nama ilmiah Johannestijsmania
16. ugeissona utilis ; Bertan
Bertan yang memiliki nama latin Eugeissona utilis, serta oleh orang-orang setempat dikatakan sebagai Kadjatoa dalam bhs Inggris di kenal sebagai “wild bornean sago palm” yang artinya Sagu Liar Borneo.

17. Palem Merah


palem merah
Palem Merah atau Pinang Merah (Cyrtostachys renda) yang lalu diputuskan jadi flora maskot propinsi Jambi yaitu tanaman hias. Diberi nama Palem Merah karena pelepah pinang ini berwarna merah menyala. Serta karena warna merah pada pelepah daunnya itu Pinang Merah (Cyrtostachys renda) seringkali dimaksud Pinang Lipstik.

18. Balam Suntai


balam suntai
Balam Suntai (Palaquium walsurifolium), balam suntai yaitu satu diantara type tanaman langka asli indonesia. tanaman langka ini mempunyai kwalitas kayu yang baik. kelas keawetan tanaman langka ini yaitu kelas IV serta kekuatannya kelas II. jadi tidaklah heran bila tanaman langka ini banyak di cari orang

19. Cendana


pohon-cendana
Cendana (Santalum album). Cendana atau cendana wangi, adalah tanaman langka penghasil kayu cendana serta minyak cendana. Kayunya dipakai sebagai rempah-rempah, bahan dupa, aroma therapy, kombinasi minyak wangi, dan sangkur keris (warangka). Cendana yaitu tumbuhan parasit pada awal kehidupannya.
Kecambahnya membutuhkan pohon inang untuk mensupport pertumbuhannya, lantaran perakarannya sendiri tak mampu mensupport kehidupannya. Lantaran prasyarat berikut cendana sulit dikembangbiakkan atau dibudidayakan. Kayu cendana wangi (Santalum album) saat ini begitu langka serta harga nya begitu mahal.

20. Damar


pohon-damar
Damar, Kopal Keruling (Agathis labillardieri). Tanaman langka ini datang dari papua. Damar yaitu satu diantara type pohon mungkin yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Tanaman langka ini tingginya dapat hingga 60 m serta dimeternya 2 m.

21 Raflesia Arnoldi


raflesia-arnoldii-bengkulu
Bunga Rafflesia hidup di Tama Nasional Bengkulu, memiliki ukuran dengan diameter bunga yang nyaris hingga 1 mtr.. Bunga ini populer dengan sebutan bunga bangkai lantaran keluarkan bau busuk yang menyengat. Bau busuk yang di keluarkan oleh bunga dipakai untuk menarik lalat yang hinggap serta menolong penyerbukan.
Raflesia Arnoldi adalah tumbuhan parasit yang membutuhkan inang untuk hidupnya. Sekarang ini keadaan habitat Raflesia Arnoldi begitu memprihatinkan hingga jumlahnya alami penurunan mencolok dari th. ke th.. Berkurangnya habitat bunga tersebut di antaranya dikarenakan aktivitas manusia seperti pembukaan lokasi rimba baik untuk aktivitas pertambangan, pertanian, ataupun permukiman.

22. Enau


enau
Enau (Arenga pinnata). Enau atau aren (Arenga pinnata, suku Arecaceae) yaitu palma yang terutama sesudah kelapa (nyiur) lantaran adalah tanaman serba manfaat. Palma yang besar serta tinggi, bisa hingga 25 m. Berdiameter sampai 65 cm, batang pokoknya kukuh serta di bagian atas diselimuti oleh serabut berwarna hitam yang di kenal sebagai ijuk, injuk, juk atau duk.
Ijuk sesungguhnya yaitu sisi dari pelepah daun yang menyelubungi batang. Pohon enau membuahkan beberapa hal, yang membuatnya popular sebagai tanaman yang serbaguna, terlebih sebagai penghasil gula.

23. Mimba


mimba
Mimba (Azadirachta indica). Tanaman langka ini memiliki nama lain Mimbo atau Mimba. Tanaman langka ini adalah pohon yang tinggi (Arbor) batangnya bisa hingga 20 m bahkan juga lebih. Kulit batangnya tidak tipis, batang agak kasar, daun menyirip genap, serta berupa lonjong dengan pinggir bergerigi serta runcing, sedang buahnya adalah buah batu dengan panjang 1 cm.
Buah mimba dihasilkan dalam satu hingga 2 x satu tahun, berupa oval, apabila masak daging buahnya berwarna kuning, biji ditutupi kulit keras berwarna coklat serta didalamnya menempel kulit buah berwarna putih. Tanaman ini dapat dipakai sebagai pestisida nabati.
Lantaran daun mimba mengandung senyawa-senyawa yang bisa mengatur hama tanaman, salah satunya yaitu sitosterol, hyperoside, nimbolide, quercetin, quercitrin, teratur, azadirachtin, serta nimbine.

24. Tembesu


tembesu
Tembesu (Fagraea fragrans) termasuk juga dalam famili Loganiaceae. Daerah penyebarannya Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa Barat, Maluku, serta Irian Jaya. Tempat tumbuh pada tanah datar serta sarang atau tempat yg tidak becek, tanah liat berpasir, dengan tipe curah hujan A hingga B pada ketinggian 0–500 dpl.
Tinggi pohon tembesu hingga 40 m, dengan panjang batang bebas cabang hingga 25 m, diameter 80 cm atau lebih, dengan batang tegak serta tak berbanir. Kulit luar berwarna coklat hingga hitam, beralur dangkal serta sedikit terkelupas. Kayunya keras berwarna kuning emas tua atau coklat jingga, serta termasuk juga kedalam kelas awet satu.


25. Edelweis Jawa


edelweis jawa
Edelweiss Jawa atau Bunga Senduro adalah satu diantara type bunga yang sekarang ini sangatlah gawat keberadaannya. Bunga ini banyak hidup di daerah pegunungan di Jawa. Bahkan juga, bunga ini umumnya jadi tanaman yang pertama tumbuh sesudah terjadinya erupsi gunung berapi.
Bunga Edelweiss Jawa bisa tetaplah tampak fresh walau telah dipetik dari tangkainya. Hal itu bikin banyak pendaki yang mengambil bunga ini sebagai kenang-kenangan. Akhirnya, populasi bunga ini alami penurunan mencolok serta saat ini telah diambang kepunahan.
Bunga ini umumnya mulai bermekaran pada bln. April sampai Agustus. Bunga ini bisa mempunyai umur sampai 100 tahaun dengan tinggi batang sampai 8 mtr.. Kian lebih 300 serangga yang hinggap serta mengisap madu dari bunganya.
Sekarang ini Anda masihlah bisa lihat Edelweiss Jawa di lokasi-lokasi seperti Tegal Alun (Gunung Papandayan), Alun-Alun Surya Kencana (Gunung Gede), Alun-Alun Mandalawangi (Gunung Pangrango), serta Plawangan Sembalun (Gunung Rinjani).

Uhhh .. Kasihan sekali yaa tanaman tanaman itu, maka dari itu kita tidak boleh merusak habitat mereka seperti menebang hutan dsb. Mari kita lestarikan mereka selalu ..

Sumber : http://www.lahiya.com/tumbuhan-langka-di-indonesia/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar