Selasa, 14 Februari 2017

Tipe Tipe Ekosistem

  • Akuatik (air)  
    • Ekosistem air tawar
    • Ciri-ciri ekosistem air tawar antara lain memiliki variasi suhu yang tidak menyolok, penetrasi cahaya yang kurang, serta terpengaruh oleh iklim dan cuaca. Macam tumbuhan yang terbanyak pada ekosistem air tawar adalah jenis ganggang, sedangkan tumbuhan yang lainnya adalah tumbuhan biji.

    • Ekosistem air laut
    • Habitat laut ditandai oleh salinitas atau kadar garam yang tinggi dengan ion CI- dapat mencapai 55% terutama pada daerah laut tropik, hal ini karena disana memiliki suhu yang tinggi dan penguapan yang sangat besar. Pada daerah tropik, suhu laut dapat berkisar 25 °C. Terjadinya perbedaan suhu bagian atas dengan bagian bawah tinggi dan terdapat batas antara lapisan tersebut yang disebut dengan termoklin.

    • Ekosistem estuari
    • Estuari atau muara merupakan tempat bersatunya sungai dengan air laut. Estuari sering dipagari dengan lempengan lumpur intertidal yang cukup luas. Ekosistem estuari memiliki produktivitas yang sangat tinggi serta memiliki banyak nutrisi. Komunitas tumbuhan yang dapat hidup di estuari antara lain rumput rawa garam, fitoplankton, dan ganggang. Komunitas hewannya seperti cacing, ikan, kerang, dan kepiting.

    • Ekosistem pantai
    • Dinamakan ekosistem pantai karena yang paling banyak tumbuh pada gundukan pasir adalah tumbuhan Ipomoea pes caprae memiliki kemampuan untuk dapat tahan terhadap hempasan gelombang dan angin.

    • Ekosistem sungai
    • Sungai adalah suatu badan air yang mengalir pada satu arah. Air sungai dingin serta jernih dan memiliki sedikit kandungan sedimen. Aliran air dan gelombang secara konstan dapat memberikan oksigen pada air. Ekosistem sungai dihuni oleh beberapa hewan seperti gurame, kura-kura, dan sebagainya.

    • Ekosistem terumbu karang
    • Ekosistem terumbu karang terdiri dari coral yang berada dekat pantai. Efisiensi ekosistem terumbu karang sangat tinggi. Hewan-hewan yang hidup pada karang memakan organisme mikroskopis serta sisa organik lain. Kehadiran terumbu karang yang berada di dekat pantai membuat pantai dapat memiliki pasir putih.

    • Ekosistem laut dalam
    • Ekosistem laut dalam memiliki kedalaman yang dapat mencapai lebih dari 6.000 m. Biasanya terdapat lele laut serta ikan laut yang mampu untuk dapat mengeluarkan cahaya.

    • Ekosistem lamun
    • Lamun atau seagrass adalah satu‑satunya kelompok tumbuhan yang dapat berbunga di lingkungan laut. Tumbuhan tersebut dapat hidup pada perairan pantai dangkal. Lamun atau seagrass mempunyai tunas berdaun yang tegak serta tangkai‑tangkai yang merayap untuk berbiak. Sebagai sumber daya hayati, tumbuhan lamun banyak dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan.


  • Terestrial (darat)
  • Penentuan zona yang terjadi pada ekosistem terestrial ditentukan dengan temperatur dan curah hujan. Ekosistem terestrial atau ekosistem darat dapat dikontrol oleh iklim dan gangguan. Iklim sangat berperan penting untuk menentukan mengapa pada suatu ekosistem terestrial berada pada tempat tertentu. Pola ekosistem tersebut dapat berubah akibat berbagai gangguan misal seperti petir, kebakaran, penebanganan pohon, dan sebagainya.

    • Hutan hujan tropis
    • Hutan hujan tropis terdapat pada daerah tropik dan subtropik. Hutan hujan tropis memiliki ciri-ciri curah hujan 200-225 cm per tahun. Spesies pepohonan relatif cukup banyak dan jenisnya berbeda tergantung letak geografisnya. Dalam hutan hujan tropis terdapat tumbuhan khas, yaitu liana atau rotan dan anggrek sebagai epifit. Hewannya antara lain, burung, kera, badak, harimau, dan burung hantu.

    • Sabana
    • Sabana dari daerah tropik terdapat pada wilayah yang memiliki curah hujan 40 – 60 inci per tahun, tetapi temperatur serta kelembaban masih tergantung terhadap musim. Hewan yang hidup di sabana antara lain serangga serta mamalia seperti zebra, hyena, dan singa.

    • Padang rumput
    • Padang rumput terdapat di daerah yang terbentang dari daerah tropik ke subtropik. Ciri-ciri padang rumput adalah memiliki curah hujan sekitar 25-30 cm per tahun, hujan turun secara tidak teratur, porositas atau peresapan air yang tinggi, dan drainase aliran air yang cepat. Tumbuhan yang terdapat pada padang rumput terdiri atas tumbuhan terna dan rumput. Hewannya antara lain: bison, serigala, anjing liar, zebra, gajah, jerapah, serangga, dan sebagainya.

    • Gurun
    • Gurun terdapat pada daerah tropik yang berbatasan dengan padang rumput. Ekosistem gurun memiliki ciri-ciri gersang dan curah hujan rendah sekitar 25 cm/tahun. Perbedaan suhu yang terjadi antara siang dan malam sangat besar. Dijumpai pula tumbuhan menahun berdaun seperti kaktus atau tak berdaun dan memiliki akar yang cukup panjang serta mempunyai jaringan yang dapat menyimpan air. Hewan yang hidup di gurun seperti ular, kalajengking, dan beberapa hewan nokturnal lainnya.

    • Hutan gugur
    • Hutan gugur terdapat pada daerah beriklim sedang yang memiliki 4 musim dan memiliki ciri-ciri curah hujan merata sepanjang tahun. Jenis pohon dalam ekosistem hutan gugur sedikit dan tidak terlalu rapat. Hewan yang terdapat di ekosistem hutan gugur antara lain rusa, rubah, beruang, dan rakun.

    • Taiga
    • Taiga terdapat dibelahan bumi sebelah utara dan pegunungan daerah tropik. Taiga memiliki ciri-ciri suhu di musim dingin yang rendah. Hutan taiga seperti konifer, pinus, dan sejenisnya. Hewan yang hidup di taiga antara lain moose, beruang hitam, dan burung-burung yang bermigrasi ke selatan pada saat musim gugur.

    • Tundra
    • Tundra terdapat pada belahan bumi sebelah utara dalam lingkaran kutub utara serta terdapat di puncak gunung tinggi. Pertumbuhan tanaman di daerah tundra hanya sekitar 60 hari. Contoh tumbuhan pada ekosistem tundra yang dominan adalah sphagnum, liken, tumbuhan perdu, dan rumput alang-alang.

    • Karst (batu gamping /gua)
    • Karst berawal dari nama kawasan batu gamping yang terdapat pada wilayah Yugoslavia. Karst memiliki ciri-ciri tanahnya kurang subur untuk pertanian, mudah longsor, sensitif terhadapt erosi.


  • Buatan
  • Ekosistem buatan adalah ekosistem yang diciptakan sendiri oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan. Contoh ekosistem buatan adalah:
    • Bendungan
    • Hutan tanaman produksi seperti jati serta pinus
    • Agroekosistem yang berupa sawah tadah hujan
    • Sawah irigasi
    • Perkebunan sawit

Komponen Pembentuk Ekosistem

  • Abiotik
  • Abiotik atau komponen tak hidup merupakan komponen fisik dan kimia yang medium atau substrat sebagai tempat berlangsungnya kehidupan atau lingkungan tempat hidup. Sebagian besar dari komponen abiotik memiliki beragam variasi dalam ruang dan waktu. Komponen abiotik berupa bahan organik, senyawa anorganik, serta faktor yang memengaruhi distribusi organisme, antara lain:

      Komponen pembentuk ekosistem
    1. Suhu
    2. Proses biologi dipengaruhi juga oleh suhu. Mamalia dan unggas akan membutuhkan energi untuk dapat meregulasi temperatur dalam tubuh.

    3. Air
    4. Ketersediaan air juga dapat memengaruhi distribusi organisme. Organisme yang terdapat pada gurun beradaptasi terhadap ketersediaan air yang ada di gurun tersebut.

    5. Garam
    6. Konsentrasi garam juga memengaruhi kesetimbangan air dalam organisme dengan melalui osmosis. Beberapa organisme terestrial mampu untuk dapat beradaptasi di dalam lingkungan dengan kandungan garam yang tinggi.

    7. Cahaya matahari
    8. Intensitas serta kualitas cahaya matahari dapat memengaruhi proses fotosintesis. Air dapat menyerap cahaya sehingga yang terjadi pada lingkungan air, fotosintesis terjadi pada sekitar permukaan yang dapat dijangkau oleh cahaya matahari. Di gurun, intensitas cahaya matahari yang sangat besar dapat membuat peningkatan suhu, hal ini dapat mengakibatkan hewan dan tumbuhan tertekan.

    9. Tanah dan batu
    10. Karakteristik tanah yang meliputi antara lain struktur fisik,, komposisi mineral, dan pH membatasi penyebaran organisme yang berdasarkan kandungan sumber makanan di tanah.

    11. Iklim
    12. Iklim adalah kondisi cuaca dalam suatu daerah atau area serta dalam jangka waktu lama. Iklim makro meliputi iklim global, lokal, dan regional. Iklim mikro meliputi iklim dalam suatu daerah yang dihuni oleh beberapa komunitas tertentu.

  • Biotik
  • Biotik adalah istilah yang digunakan untuk menyebut suatu organisme. Komponen biotik merupakan suatu komponen yang menyusun ekosistem selain komponen abiotik. Berdasarkan peran dan fungsinya, makhluk hidup sendiri dibedakan menjadi 2, yaitu heterotrof atau konsumen dan dekomposer atau pengurai :

    1. Heterotrof / konsumen
    2. Komponen heterotrof terdiri dari organisme yang memanfaatkan dari bahan-bahan organik yang telah disediakan oleh organisme lain sebagai sumber makanannya. Komponen heterotrof disebut konsumen makro atau fagotrof karena makanan yang dimakan berukuran kecil. Yang tergolong golongan heterotrof adalah manusia, hewan, mikroba, dan jamur.

    3. Pengurai / dekomposer
    4. Pengurai atau dekomposer merupakan organisme yang menguraikan bahan-bahan organik yang berasal dari organisme yang telah mati. Pengurai disebut konsumen makro atau sapotrof. Hal ini karena makanan yang telah dikonsumsi memiliki ukuran yang lebih besar. Organisme pengurai menyerap sebagian hasil dari penguraian tersebut dan melepaskan bahan-bahan sederhana yang dapat digunakan kembali oleh produsen. Yang tergolong golongan pengurai atau dekomposer adalah bakteri dan jamur. Tipe dekomposisi ada tiga, yaitu:
      1. Aerobik : oksigen sebagai penerima elektron atau oksidan

      2. Anaerobik : oksigen tidak terlibat dan bahan organik sebagai penerima elektron atau oksidan

      3. Fermentasi : anaerobik namun bahan organik yang sudah teroksidasi juga sebagai penerima elektron. Komponen tersebut berada di suatu tempat serta berinteraksi membentuk kesatuan ekosistem yang teratur.

Pengertian Ekosistem

Pengertian ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk dikarenakan hubungan timbal balik yang tidak dapat terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem dapat juga dikatakan sebagai suatu tatanan kesatuan secara utuh serta menyeluruh antara unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi.

Ekosistem merupakan penggabungan dari unit biosistem yang melibatkan hubungan interaksi timbal balik antara organisme serta lingkungan fisik sehingga aliran energi menuju struktur biotik tertentu sehingga terjadi siklus materi antara organisme dan anorganisme. Matahari adalah sumber dari semua energi yang ada dalam ekosistem.

Pengertian ekosistem Dalam suatu ekosistem, organisme dalam komunitas berkembang secara bersama-sama dengan lingkungan fisik. Organisme tersebut akan beradaptasi dengan lingkungan fisik dan sebaliknya organisme juga dapat memengaruhi lingkungan fisik yang digunakan untuk keperluan hidup. Kehadiran suatu spesies dalam suatu ekosistem ditentukan oleh tingkat ketersediaan sumber daya dan kondisi faktor kimiawi serta fisis yang harus berada pada kisaran yang masih dapat ditoleransi oleh spesies itu sendiri, itulah yang disebut hukum toleransi. Berikut komponen pembentuk ekosistem dan tipe-tipe ekosistem.



Sumber : http://woocara.blogspot.co.id/2015/02/pengertian-ekosistem-komponen-dan-tipe.html

Rabu, 08 Februari 2017

Jenis Tanaman Hias Daun yang Paling Populer di Indonesia

     Tanaman hias daun merupakan salah satu jenis tanaman hias yang banyak diminati untuk menambah keindahan taman atau ruangan rumah. Tanaman ini memiliki ciri khas dan keindahan pada daunnya. Di Indonesia sendiri banyak sekali peminat tanaman hias daun bahkan ada yang berani membelinya dengan harga yang cukup tinggi. Oleh karena itulah banyak petani yang ingin membudidayakan tanaman hias jenis ini.
Banyak sekali tanaman hias daun yang ada di Indonesia diantaranya adalah aglaonema, dieffenbachia, anthurium, keladi serta masih banyak jenis yang lain. Berikut ini beberapa daftar tanaman hias yang memiliki keindahan pada daunnya.

Jenis Tanaman Hias Daun yang Banyak Diminati

Tanaman hias merupakan tanaman yang menjadi tanaman favorit untuk ditanam di taman rumah. Selain sebagai penghijauan, tanaman ini juga berfungsi sebagai aksesoris yang menambah keindahan taman. Salah satu jenis tanaman hias yang bayak di tanam oleh masyarakat adalah tanaman hias daun yakni tanaman yang memiliki keindahan pada daunnya.
Di Indonesia tanaman jenis ini sangat populer, bahkan ada yang harganya sampai ratusan juta, tergantung pada keunikan dan keindahan tanaman. Berikut ini adalah beberapa jenis tanaman hias daun yang banyak diminati oleh masyarakat.

Tanaman Hias Kuping Gajah

Tanaman Hias Daun Kuping Gajah
Tanaman Hias Daun Kuping Gajah @bali-green.blogspot.com
Tanaman hias ini merupakan salah satu jenis tanaman hias daun yang banyak digemari oleh masyarakat. Bentuk daunnya yang lebar serta mirip dengan telinga gajah sehingga orang-orang menyebutnya dengan tanaman kuping gajah. Daun tanaman ini memiliki warna hijau tua dengan urat-urat hijau muda agak keputih-putihan.
Tanaman kuping gajah termasuk ke dalam jenis tanaman Anthurium daun yang memang memiliki daya tarik pada keindahan daunnya. Selain keindahan warna tanaman ini juga memiliki bentuk daun yang unik. Alasan lain kenapa tanaman ini begitu digemari oleh masyarakat adalah karena mudah untuk merawatnya. Anthurium hanya membutuhkan sedikit sinar matahari sehingga cocok sebagai hiasan di beranda rumah, teras belakang atau bahkan di dalam ruangan.

Suplir atau Adiantum

Tanaman Hias Daun Suplir atau Adiantum
Tanaman Hias Daun Suplir atau Adiantum @infogadogado.com
Tanaman suplir adalah jenis tanaman hias yang memiliki banyak jenis dan varietes. Meski demikian, tanaman ini memiliki tampilan yang cantik karena berdaun kecil dan memberikan suasan segar di sekitar taman. Tanaman suplir agak susah untuk dipelihara karena membutuhkan lingkungan yang lembab dan udara yang bersih. Habitat asli dari tanaman ini berada di pinggir-pinggir sungai yang dinaungi pohon rindang. Bila kamu ingin menanamnya maka harus menyediakan tempat yang teduh dan sejuk.
Tanaman hias daun jenis ini tidak terlalu memerlukan banyak air, sehingga cara penyiramannya dengan sedikit air yang terpenting di sekitar tanaman lembab (tidak terlalu basah dan tidak kering). Kalau bisa penyiramannya menggunakan air hujan, tapi bila tidak ada bisa menggunakan air biasa. Ketika datang musim kemarau maka di sekitar tanaman sebaiknya diberikan mos yang basah dengan air. Hal ini untuk menjaga kelembaban tanaman. Tanaman ini akan mulai tumbuh bila musim hujan tiba sehingga sebaiknya diberikan pupuk secara teratur dan dipindah ke dalam lahan tanam yang lebih besar.

Tanaman Hias Daun Aglaonema

Tanaman Hias Daun Aglaonema
Tanaman Hias Daun Aglaonema @pesonatanamanhias.blogspot.com
Tanaman aglonema memiliki bentuk dan warna daun yang unik. Daun tanaman ini berbentuk lonjong dan memiliki warna hijau yang dihiasi bintik-bintik, garis warna abu-abu keperakan. Di Indonesia tanaman ini dikenal dengan nama sri rejeki. Tanaman hias ini sangat mudah untuk ditanam tanpa perlu perawatan yang intensif, yang terpenting adalah tanaman ini ditempatkan di lingkungan lembab yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.
Tanaman ini memiliki berbagai jenis dengan berbagai corak dan warna daun yang menawan. Dalam menanam Aglaonema harus diperhatikan ketika musim kemarau dimana keadaan lingkungan menjadi lebih panas dan kering. Pada kondisi tersebut daun tanaman ini sangat mudah kering dan layu sehingga harus dibuang. Tanaman ini juga tidak tahan terhadap uap air dan asap.

Keladi Red Star (Caladium Bicolor)

Tanaman Hias Daun Keladi Red Star
Tanaman Hias Daun Keladi Red Star @kebunpedia.com
Tanaman hias daun yang satu ini mempunyai tampilan yang sangat cantik pada dunnya yakni urat daunnya yang berbentuk bintang dan berwarna merah cerah. Selain itu tangkai daun yang berwarna agak kemerahan dan belang hitam menjadikan tanaman ini terlihat lebih eksotis. Keladi hias merupakan tanaman yang mudah untuk ditanam.
Keladi red star sangat mudah berkembang biak asal media tanamnya dijaga kadar kelembabannya. Tanaman ini akan berkembang dengan baik bila diletakan di tempat yang terkena sinar matahari langsung agar warna merah pada urat daunnya makin menguat.
Lakukan penyiraman sekali sehari pada pagi atau sore hari. Penyiraman diarahkan ke media tanam secara langsung jangan pada daun keladi. Dengan menjaga media tanam tetap basah akan membuat daun keladi tumbuh semakin cantik dan lebar, selain itu warna pada daun akan lebih keluar. Untuk media tanamnya kamu bisa menggunakan sekam dan cocopeat. Jangan menggunakan tanah karena akan sulit untuk ditembus akar tanaman keladi.

Paku Tanduk Atau Simbar Menjangan

Tanaman Hias Daun Paku Tanduk
Tanaman Hias Daun Paku Tanduk @nanagarden.com
Tanaman hias yang satu ini merupakan sauatu jenis tumbuhan paku yang memiliki kurang lebih 18 jenis. Semua jenis tanaman ini merupakan jenis tanaman epifit (akar melekat di batang pohon) dengan penampilan yang unik karena mempunyai 2 tipe daun dengan bentuk dan fungsi yang berbeda. 2 tipe daun tanaman tanduk paku yakni:
  1. Jenis daun yang pertama selalu steril dan berbentuk perisai tegak. Daun ini akan mengering bila kondisi kurang air fungsinya mengampulkan dedaunan kering dan menangkap air sehingga kelembaban rimpang tanaman terjaga dengan baik.
  2. Jenis daun yang kedua menjuntai dari pusat daun pertama yang memiliki bentuk menyerupai tanduk rusa. Fungsi dari daun kedua ini adalah sebagai pembawa spora yang diletakan di sisi bawah daun, panjang daun ini bisa menjuntai sepanjang satu meter bahkan lebih.
Tanaman yang dikenal dengan sebutan simbar menjangan ini bisa dijumpai di alam liar di sekitar hutan tropis. Tanaman ini biasanya di tanam dengan ditempelkan pada pohon tau digantung untuk memperindah tampilan taman. Simbar menjangan sangat suka tempat yang teduh yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Anakan yang tumbuh dapat dipisah dari induknya secara hati-hati dan ditempelkan pada tempat lain.

Tanaman Dieffenbachia

Tanaman Hias Dieffenbachia
Tanaman Hias Dieffenbachia @bluefameupload.com
Bagi yang biasa melakukan jual beli tanaman hias pasti sudah tidak asing lagi dengan tanaman yang satu ini. Dieffenbachia juga biasa disebut dengan bunga bahagia ini sangat mudah untuk dirawat dan diperbanyak. Tanaman ini tahan dalam ruangan meskipun dalam jangka waktu tertentu perlu ditaruh di ruang terbuka. Warna tanaman ini cenderung gelap bila ditempatkan di dalam ruangan sehingga bisa dijadikan salah satu tanaman hias untuk ruangan indoor.
Kelelbihan dari tanaman hias daun ini adalah bisa menyerap racun yang ada di udara sehingga bagus untuk ditempatkan di dalam ruangan untuk membersihkan udara. Menanamnya di halaman, bisa ikut membantu mengurangi gas polutan di sekitar rumah. Perbanyakan tanaman ini umumnya dilakukan dengan stek.
Tapi kamu juga harus tetap berhati-hati terhadap tanaman ini karena getahnya sangat berbahaya dapaat menyebabkan gatal pada kulit bahkan kejang pada bibir dan lidah. Meskipun efeknya hanya sebentar gejala ini bisa menyebabkan syok dan kematian karena gangguan pernafasan.

Saka Asparagus Plumosus

Bunga Saka Asparagus Plumosus
Bunga Saka Asparagus Plumosus @cara.media
Tanaman hias daun ini termasuk dalam keluarga Asparagus Plumosus merupakan tanaman hias sejenis paku yang memiliki daun lebat yang menyerupai jarum halus. Daun kecil yang lebat dan adanya beberapa bunga pada tanaman ini sangat cocok untuk dijadikan hiasan ruangan. Tanaman ini sangat mudah ditanamm asal diberi cahaya matahari tidak langsung dan ditempatkan dilingkungan yang lebab.

Sumber : http://caratanam.com/tanaman-hias-daun/

Fenomena Mawar Hitam di Turki

Bunga dengan ciri khas warna yang cerah dan aroma yang harum ini sering digunakan sebagai tanaman hias bunga. Selama ini mawar dikenal sebagai ratu bunga karena keindahannya. Umumnya bunga mawar populer dengan warna merah dan putih. Tetapi ada jenis lain yang jarang diketahui yakni bunga mawar hitam.

Peminat bunga mawar hitam kebanyakan menyukai kerena keunikan yang dimiliki. Banyak cerita yang beredar berkenaan dengan bunga ini, bunga mawar hitam sering dikaitkan dengan ilmu hitam atau dunia vampir. Ada juga yang mengatakan bunga mawar hitam merupakan bunga yang menjadi simbol cinta mati.
Mawar Hitam
Mawar Hitam – wowkeren.com
Anda ingi memiliki bunga ini? Sayang sekali bunga mawar hitam keberadaannya tidak sebanyak bunga mawar yang lain. Bunga ini hanya tumbuh di Turki, tepatnya di daerah Halfeti. Mengapa bisa ada bunga mawar hitam tumbuh di sana? Saalah satu penyebabnya adalah karena daerah Halfeti mempunyai kondisi tanah yang langka dan berbeda dengan daerah lain.

Selain itu faktor geografis di mana daerah Halfeti yang berdekatan dengan  sungai Efrat sehingga mempengaruhi iklim di sana. Hal iniah yang membuat tanaman mawar di sana berwarna magenta tua atau ungu tua mendekati hitam.

Pigmen atau zat yang mempengaruhi warna yang ada pada tanaman tersebut bernama anthocyanin. Zat tersebut juga biasanya terdapat di dalam buah raspberry dan blueberry. Bunga mawar hitam ini hanya mekar 2 kali selama setahun, lama mekarnya hanya sekitar 15 hari saja.

Bunga Mawar Hitam Langka Hampir Punah

Bunga Mawar Hitam
Bunga Mawar Hitam – vemale.com
Seperti yang di bahas di awal bahwa bunga mawar hitam ini hanya tumbuh dan berkembang di daerah Halferi. Sayangnya saat ini mawar hitam merupakan spesies yang terancam punah. Hal ini karena hampir mustahil untuk mengembangkan bunga mawar hitam di daerah lain. Hal ini semakin diperparah dengan dibangunya bendungan Birecik di Halfeti sehingga tempat ini banyak digusur dan mulai ditinggalkan oleh warganya.

Meskipun warga berusaha untuk menanam mawar hitam di daerah lain tetapi hasilnya tidak sebaik ketika ditanam di daerah asal. Di tempat baru tidak banyak bunga mawar yang bisa mekar. Oleh sebab itu pemerintah setempat juga berusaha untuk menyelamatkan mawar hitam agar bisa dinikmati oleh generasi berikutnya.

Mereka berusaha untuk mengumpulkan bibit bunga mawar hitam dan mencoba menanam di tempat baru yang dibuat mirip dengan lokasi sebelumnya. Usaha ini membuahkan hasil positif, meskipun tidak sebaik di tempat aslinya tetapi bunga mawar hitam di lokasi baru ini bisa dinikmati hingga sekarang.

Meskipun sebagian orang menyebut mawar hitam sebagi lambang kebencian dan merupakan simbol dari misteri. Tetapi bunga ini tetap memiliki keindahan dan nilai tersendiri sehingga perlu untuk dijaga dan dilestarikan keberadaannya. Apabila Anda berminat untuk melihat langsung bunga mawar hitam bisa langsung mengunjungi daerah Halfeti. Tetapi untuk mengobati rasa penasaran Anda ada beberapa gambar bunga mawar hitam yang bisa Anda lihat di bawah ini.
Warna Mawar Hitam
Warna Mawar Hitam – kaskus.id
Tanaman Mawar Hitam
Tanaman Mawar Hitam – cantik.co.id
Mawar Hitam
Mawar Hitam – wowkeren.com
Kembang Mawar Hitam
Kembang Mawar Hitam – detik.com
Gambar Mawar Hitam
Gambar Mawar Hitam – detik.com
Gambar Bunga Mawar Hitam
Gambar Bunga Mawar Hitam – detik.com
Bunga Mawar
Bunga Mawar – sayangi.com
 
Sumber : http://caratanam.com/bunga-mawar-hitam/

Senin, 06 Februari 2017

Jenis Media Tanam yang Bisa Digunakan untuk Budidaya

Media Tanam dari Bahan Organik


Media Tanam untuk Budidaya
Media Tanam untuk Budidaya @photobucket.com
Media tanam yang masuk dalam kategori bahan organik umumnya berasal dari komponen organisme hidup contohnya bagian dari tanaman seperti bunga, daun, buah bahkan kulit kayu. Media tanam organik memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan media tanam anorganik yakni media tanam organik mampu menyediakan unsur hara bagi tanaman. Selain itu media tanam organik juga memiliki pori-pori mikro dan makro yang seimbang sehingga sirkulasi udara bisa berjalan dengan baik serta mempunyai daya serap air yang tinggi.
Media tanam yang dibuat dari bahan organik akan mengalami proses pelapukan yang dilakukan oleh mikroorganisme. Melalui proses itulah akan dihasikan mineral, karbondioksida (CO2), air (H2O). Mineral yang dihasikan dari media tanam inilah yang akan menjadi sumber unsur hara yang diserap oleh tanaman sebagai sumber makanan. Akan tetapi kelemahan media tanam dari bahan organik adalah bila terjadi dekomposisi yang terlalu cepat bisa memicu terjadinya bibit penyakit. Untuk mencegah hal itu, media tanam harus sering diganti dan menambahkan unsur sebelum media tanam mengalami dekomposisi.
Beberapa jenis bahan organik yang dapat dijadikan sebagai media tanam di antaranya arang, cacahan pakis, kompos, sabut kelapa, pupuk kandang, dan humus. Untuk lengkapnya baca penjelasannya di bawah ini.

Media Tanam dari Arang


Media Tanam dari Arang
Media Tanam dari Arang @tokopedia.net
Arang biasanya dibuat dari kayu atau batok kelapa yang dibakar. Media tanam ini sangat cocok untuk menanam anggrek daerah dengan kelembapan tinggi. Hal ini dikarenakan media tanam dari arang tidak baik dalam mengikat air dalam jumlah banyak. Salah satu keunikan dari media tanam dari arang adalah sifatnya yang bufer. Sehingga bila terjadi kesalahan dalam pemberian unsur hara yang ada di dalam pupuk bisa cepat dinetralisir.
Selain itu arang merupakan media tanam yang tidak mudah lapuk sehingga aman dari gangguan jamur atau hewan yang dapat merugikan tanaman. Kelemahan dari media tanam ini adalah kandungan unsur hara yang sedikit sehingga media tanam ini perlu disuplai unsur hara yang dilakukan melalui proses pemupukan.
Sebelum digunakan idealnya media tanam dari arang sebaiknya dipecah menjadi butiran kecil terlebih dahulu, tujuannya agar memudahkan penempatan di dalam pot. Untuk ukuran pastinya bisa kamu sesuaikan dengan ukuran pot yang digunakan.

Media Tanam dari Batang Pakis


Media Tanam dari Akar Pakis
Media Tanam dari Akar Pakis @bibitbunga.com
Batang pakis bisa secara umum terbagi menjadi dua yakni pakis dengan warna hitam dan pakis coklat. Dari kedua jenis tanaman tersebut yang paling sering digunakan sebagai media tanam adalah pakis hitam. Batang pakis hitam biasa berasal dari tanaman pakis yang sudah berumur dan kering. Selain itu batang pakis juga mudah untuk dibentuk menjadi potongan-potongan kecil dan dikenal sebagai cacahan pakis.
Selain dijual dalam bentuk cacahan, media tanam dari pakis juga tersedia dalam bentuk lempengan segi empat yang siap pakai. Umumnya media tanam ini digunakan untuk menanam anggrek. Kekurangan dari media tanam ini adalah sering dijadikan semut atau binatang kecil lainnya sebagai sarang.
Keunggulan media tanam dari pakis adalah mudah untuk mengikat air, memiliki aerasi dan drainase yang baik. Selain itu media tanam ini memiliki tekstur lunak sehingga mudah ditembus oleh akar tanaman.

Media Tanam dari Kompos


Media Tanam Kompos
Media Tanam Kompos @panchids-tanaman.blogspot.com
Kompos merupakan media tanam organik yang terbuat dari proses tanaman atau limbah organik seperti sampah, daun, sekam, jerami, rumput. Kelebihan media tanam dari kompos yakni mampu mengembalikan kesuburan tanah melalui perbaikan sifat-sifat tanah, baik merupakan sifat kimiawi maupun biologis. Di samping itu kompos bisa menjadi fasilitator dalam penyerapan unsur nitrogen yang sangat diperlukan oleh tanaman.
Kandungan unsur organik yang tinggi pada kompos sangat dibutuhkan untuk mengembalikan kesuburan tanah. Berdasarkan hal tersebut kompos memiliki 2 peranan penting yakni soil conditioner dan soil ameliorator. Soil kondotioner yaitu peranan kompos dalam memperbaiki struktur tanah, terutama tanah kering, sedangkan soil ameliorator berfungsi dalam memperbaiki kemampuan tukar kation pada tanah.
Kompos yang baik adalah yang terbuat dari tanaman yang telah mengalami pelapukan sempurna yang ditandai dengan perubahan warna menjadi hitam kecoklatan, tidak berbau serta memiliki kadar air rendah dan memiliki suhu ruang.

Media Tanam dari Moss


Media Tanam dari Moss
Media Tanam dari Moss @photobucket.com
Moss bisa dijadikan salah satu alternatif media tanam organik yang berasal dari akar paku-pakuan atau kadang kala yang banyak dijumpai di hutan-hutan. Moss biasa digunakan sebagai media tanam pada saat masa penyemaian sampai masa pembungaan. Media tanam ini memiliki banyak rongga sehingga memungkinkan akar tanaman bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.
Berdasarkan sifatnya media tanam moss bisa mengikat air dengan baik serta juga memiliki sistem dreinase dan aerasi yang baik. Agar mendapatkan hasil yang optimal penggunaan media tanam moss sebaiknya dikombinasikan dengan media tanam lain seperti kulit kayu, gambut, daun kering dan juga tanah.

Pupuk Kandang


Media Tanam dari Pupuk Kandang
Media Tanam dari Pupuk Kandang @jitunews.com
Pupuk yang berasal dari kotoran hewan biasa disebut dengan pupuk kandang. Kandungan unsur hara yang lengkap seperti fosfor, natrium dan kalium membuat pupuk ini sangat cocok untuk digunakan media tanam. Karena unsur-unsur yang terkandung pada pupuk kandang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Selain itu di dalam pupuk kandang terdapat mikroorganisme yang dipercaya bisa merombak bahan organik yang susah diserap tanaman menjadi komponen yang mudah dicerna oleh tanaman.
Komposisi unsur hara yang ada pada pupuk kandang bergantung juga pada beberapa faktor yakni jenis hewan, keadaan hewan, umur hewan, jenis makanan serta bahan hamparan yang digunakan dan penyimpanan sebelum dibuat media tanam. Pupuk kandang akan sangat baik digunakan sebagai media tanam ketika sudah matang dan steril. Hal ini bisa dilihat dari warna yang berubah menjadi hitam pekat.

Media Tanam dari Sabut Kelapa


Media Tanam dari Sabut Kelapa
Media Tanam dari Sabut Kelapa @blogs.unpad.ac.id
Sebut kelapa adalah satu satu bahan organik alternatif yang bisa digunakan sebagai media tanam. Sabut kelapa yang bisa dijadikan media tanam harus berasal dari buah kelapa yang sudah berumur dan memiliki serat yang kuat. Media tanam jenis ini sebaiknya digunakan pada daerah yang memiliki curah hujan rendah karena bahan ini sangat mudah lapuk bila sering terkena air hujan.
Bila sabut kelapa sudah mulai lapuk akan menyebabkan tanaman cepat membusuk dan menjadi sumber penyakit bagi tanaman. Untuk mencegah hal ini biasanya sebelum digunakan sebagai media tanam sabut kelapa direndam terlebih dahulu dengan larutan fungsida. Kelebihan dari media tanam ini adalah bisa mengikat dan menyimpan air dengan kuat sehingga sangat baik digunakan untuk daerah panas. Selain itu kandungan unsur hara esensial seperti magnesium, kalsium, kalium, fosfor dan natrium pada sabut kelapa sangat baik untuk tanaman.

Media Tanam dari Sekam Padi


Media Tanam dari Sekam Padi
Media Tanam dari Sekam Padi @belajaradenium.blogspot.com
Sekam padi merupakan media tanam yang dibuat dari kulit padi yang sudah digiling. Media tanam dari sekam yang biasa digunakan bisa berupa sekam mentah dan sekam bakar. Kedua jenis sekam tersebut memiliki tingkat porositas yang sama sehingga bisa memberikan peran penting dalam perbaikan struktur tanah. Penggunaan media tanam ini tidak perlu lagi disterilisasi lagi karena mikroba patogen telah mati selama proses pembakaran.
Kelebihan media tanam dari sekam adalah bisa bisa dengan mudah mengikat air, tidak mudah lapuk dan merupakan sumber kalium yang dibutuhkan oleh tanaman. Selain itu media tanam dari sekap juga tidak mudah menggumpal sehingga akar tanaman bisa tumbuh dengan sempurna. Tapi kelemahan media tanam ini adalah memiliki kandungan unsur hara yang sedikit.

Media Tanam dari Humus


Media Tanam dari Tanah Humus
Media Tanam dari Tanah Humus @viranaluph.wordpress.com
Media tanam dari humus merupakan hasil dari pelapukan bahan organik serta jasad mikro dan sumber energi jasad mikro tersebut. Humus biasa terbentuk dari jaringan tubuh tumbuh-tumbuhan atau hewan yang telah mati. Humus sangat berperan dalam proses penggemburan tanah dan mempunyai kemampuan tukar ion yang tinggi sehingga bisa menyimpan unsur hara dengan baik.
Humus sangat mudah untuk ditumbuhi jamur ketika terjadi perubahan suhu, kelembaban dan aerasi yang ekstrim. Humus juga memiliki tingkat porousitas yang rendah sehingga akar tanaman akan susah untuk menyerap air. Oleh karena itu penggunaan humus sebagai media tanam harus dikombinasikan dengan media tanam lain yang mempunyai porousitas tinggi misalnya tanah atau pasir.

Media Tanam dari Bahan Anorganik

Bahan anorganik merupakan media tanam yang memiliki kandungan mineral yang cukup tinggi yang berasal dari proses pelapukan buatan induk di dalam bumi. Proses pelapukan tersebut bisa disebabkan oleh berbagai hal yakni pelapukan secara mekanik maupun pelapukan secara kimiawi. Berdasarkan bentuk dan ukurannya mineral yang berasal dari batuan induk bisa di kelompokan menjadi 4 yakni kerikil atau batuan kecil (ukuran 2 mm), pasir (ukuran 1-2 mm) debu (ukuran 2-50 u) dan tanah liat (ukuran kurang dari 2 ju).
Selain itu, bahan anorganik juga bisa berasal dari bahan-bahan sintetis atau kimia yang dibuat di pabrik. Beberapa media anorganik yang sering dijadikan sebagai media tanam yaitu gel, pasir, kerikil, pecahan batu bata, spons, tanah liat, vermikulit, dan perlit. Untuk penjelasan lengkapnya bisa dibaca di bawah ini.

Media Tanam Gel


Media Tanam Gel Warna-warni
Media Tanam Gel Warna-warni @jualo.com
Gel atau hidrogen merupakan kristal polimer yang biasa digunakan sebagai media tanam bagi tanaman hidroponik. Penggunaan media tanam jenis ini sangat mudah dan efesien karena tidak perlu lagi repot untuk mengganti, menyiram atau memupuk. Selain itu media tanam ini juga memiliki keanekaragaman warna sehingga bisa disesuaikan dengan selera dan warna tanaman. Oleh karena itu media tanam ini biasa digunakan untuk keindahan dan keasrian tanaman hias yang diletakan di ruang kerja atau ruang tamu.
Hampir semua jenis tanaman indoor bisa ditanam di dalam media ini contohnya anthurium dan philodendron. Tetapi jenis media tanam ini tidak cocok untuk tanaman yang memiliki akar keras seperti tanaman bonsai dan adenium. Hal ini disebabkan pertumbuhan akar tanaman yang mengeras sehingga menyebabkan vas pecah. Keunggulan lain dari media tanam gel adalah tetap terlihat cantik meskipun bersanding dengan media lain. Di Jepang gel banyak digunakan sebagai komponen terarium dengan pasir. Warna-warna gel yang beragam menambahkan kesan hidup pada taman miniatur tersebut.

Media Tanam dari Pasir


Media Tanam dari Pasir
Media Tanam dari Pasir @carahidroponik.blogspot.com
Pasir merupakan media tanam alternatif yang biasa digunakan sebagai pangganti tanah. Biasanya media tanam dari pasir digunakan untuk penyemaian benih, penumbuhan bibit tanaman, serta penumbuhan tanaman dengan teknik stek. Sifat pasir yang cepat menyerap kering memudahkan proses pemindahan bibit tanaman ke media lain. Keunggulan lain dari media tanam dari pasir adalah bisa meninggkatkan sistem drainase dan aerasi pada media tanam.
Pasir Malang dan pasir bangunan merupakan beberapa jenis pasir yang sering digunakan sebagai media tanam. Penggunaan pasir sebagai media tanam harus dikobinasikan dengan media tanam lain seperti kerikil, batu-batuan, tanah atau bisa disesuaikan dengan tanaman yang akan dibudidayakan.

Kerikil


Media Tanam dari Kerikil
Media Tanam dari Kerikil @carahidroponik.blogspot.com
Penggunaan kerikil sebagai media tanam sebenarnya memiliki beberapa kesamaan dengan pasir. Hal ini karena kedua jenis media tanam ini mempunyai sifat yang sama. Kerikil biasa digunakan sebagai media tanam hidroponik untuk membantu peredaran larutan unsur hara dan udara sehingga memberikan ruang bagi akar tanaman agar bisa tumbuh. Kerikil memiliki sifat sulit mengikat air, mudah basah dan cepat kering oleh karena itu bila menggunakan media tanam ini perlu dilakukan penyiraman secara rutin.
Saat ini banyak dijumpai penggunaan kerikil sintetis. Kelebihan kerikil sintetis dibandingkan dengan kerikil biasa adalah pada kemampuan mengikat air, kerikil sintetis mempunyai kemampuan untuk mengikat air dengan baik. Selain itu sistem drainase pada jenis kerikil juga sangat baik sehingga bisa mempertahankan kelembaban dan sirkulasi udara pada media tanam.

Pecahan Batu Bata


Media Tanam dari Pecahan Batu Bata
Media Tanam dari Pecahan Batu Bata @bebeja.com
Media tanam dari pecahan batu bata bisa dijadikan salah satu alternatif untuk budidaya tanaman. Seperti media tanam anorganik yang lain, pecahan batu ini memiliki fungsi untuk melengketkan akar tanaman. Sebaiknya ukuran dari batu pecah dibuat kecil seperti ukuran kerikil. Semakin kecil pecahan batu semakin baik pula kemampuan media tanam ini dalam menyerap air dan unsur hara akan membaik.
Yang perlu diperhatikan dalam media tanam ini adalah sedikitnya kandungan unsur hara sehingga perlu diberikan pupuk tambahan atau dikombinasikan dengan media tanam lain yang mempunyai kandungan unsur hara yang baik.

Media Tanam dari Spons


Media Tanam dari Spon
Media Tanam dari Spon @hidroponikceria.com
Untuk orang yang memiliki hobi dalam budidaya tanaman hias tentu sudah tidak asing dengan media tanam yang satu ini. Media tanam dari spon sangat ringan sehingga mudah untuk dipindahkan dan ditempatkan di mana saja. Meskipun ringan, media tanam dari spon tidak membutuhkan pemberat karena setelah disiram oleh air akan menjadi berat dengan sendirinya sehingga tanaman akan menjadi tegak.
Kelebihan dari media tanam ini adalah tingginya daya resap terhadap air dan unsur esensial yang biasa diberikan dalam bentuk cairan. Tapi media tanam ini tidak tahan lama karena bahannya mudah hancur, sehingga bila spons sudah tidak layak pakai harus segera diganti dengan baru. Oleh karena itulah biasanya media tanam ini hanya digunakan sebagai media tanam tanaman hias bunga potong yang penggunaannya hanya sementara.

Media Tanam Tanah Liat


Media Tanam dari Tanah Liat
Media Tanam dari Tanah Liat @indonesian.alibaba.com
Tanah liat merupakan salah satu jenis media tanam yang memiliki tekstur halus, lengket dan berlumpur. Ciri khusus dari media tanam ini adalah memiliki jumlah pori-pori kecil lebih banyak daripada pori-pori makronya, sehingga memiliki kemampuan untuk mengikat air lebih kuat. Pori-pori mikro adalah pori-pori halus yang berisi air kapiler atau udara. Sementara pori-pori makro adalah pori-pori kasar yang berisi udara atau air gravitasi yang mudah hilang.
Ruang dari yang dimiliki media tanam ini sangat sempit sehingga bisa menghambat sirkulasi air dan udara pada media tanam. Pada dasarnya media tanam ini sangat miskin unsur hara sehingga penggunaan harus dikombinasikan dengan media tanam lain yang mempunyai kandungan unsur hara lebih banyak. Tanah liat sangat cocok bila digunakan bersamaan dengan media tanam lain seperti pasir dan humus.

Vermikulit dan Perlit


Media Tanam dari Vermikulit dan Perlit
Media Tanam dari Vermikulit dan Perlit @sahabattanam.blogspot.com
Vermikulit merupakan media anorganik steril yang dihasilkan dari pemanasan kepingan mika serta mengandung potasium dan helium. Media tanam ini merupakan jenis media tanam yang memiliki kemampuan kapasitas kation yag cukup tinggi terutama ketika dalam keadaan padat dan basah. Vermikulit bisa menurunkan berat jenis dan meningkatkan daya serap air ketika digunakan sebagai campuran pada media tanam.
Berbeda dengan vermikulit, perlit merupakan produk mineral berbobot ringan serta memiliki kapasitas tukar kation dan daya serap air yang rendah. Sebagai campuran media tanam, fungsi perlit sama dengan Vermikulit, yakni menurunkan berat jenis dan meningkatkan daya serap air. Penggunaan vermikulit dan perlit sebagai media tanam sebaiknya dikombinasikan dengan bahan organik untuk mengoptimalkan tanaman dalam menyerap unsur-unsur hara.

Media Tanam dari Gabus/Styrofoam


Media Tanam dari Gabus Styrofoam
Media Tanam dari Gabus Styrofoam @fietha.wordpress.com
Gabus adalah jenis bahan anorganik yang dibuat dari campuran kopolimer styren yang bisa digunakan sebagai alternatif media tanam. Pada awalnya media tanam ini hanya digunakan sebagai aklimatisasi bagia tanaman sebelum ditanam di lahan luas. Saat ini di beberapa nursery menggunakan gabus sebagai salah satu campuran untuk meningkatkan porosiutas pada media tanam. Penambahan styrofoam ke dalam media tanam membuatnya
menjadi ringan. Namun, media tanam sering dijadikan sarang oleh semut.

Sumber : http://caratanam.com/jenis-media-tanam/

Jenis Tanaman Obat dan Khasiatnya untuk Kesehatan

Bingung mau posting apa yah jadi posting ini aja ..
  
Belimbing Wuluh
belimbing wuluh
belimbing wuluh – mimbaruntan.com
Jangan bayangkan belimbing ini mempunyai bentuk seperti belimbing pada umumnya. Belimbing wuluh yang dikenal juga dengan sebutan belimbing sayur karena sering digunakan sebagai bumbu masakan untuk memberikan rasa asam yang kuat.
Fungsi lain dari belimbing wuluh selain sebagai bumbu masakan adalah untuk obat tradisonal. Mulai dari buah, batang, daun dan bungannya bisa digunakan sebagai obat. Belimbing wuluh bermanfaat untuk mengobati gusi berdarah, obat rematik, obat godongan, obat sariawan, obat pegel linu serta bisa digunakan sebagai obat sakit gigi.

Temu Lawak

Tanaman Obat Temu Lawak
Tanaman Obat Temu Lawak – apotik-umy.blogspot.com
Temulawak merupakan tanaman rempah asli Indonesia yang memiliki beragam khasiat untuk kesehatan. Bagian yang sering dimanfaatkan adalah bagia akar atau sering jug disebut dengan rimpang. Bagian inilah yang sering diolah untuk dijadikan sebagai obat berbagai penyakit.
Khasiat dari tanaman temulawak adalah untuk mengatasi gangguan ginjal, melancarkan pencernaan, menyehatkan jantung, dan menjaga kesehatan hati. Sebenarnya masih banyak jenis penyakit lain yang bisa disembuhkan dengan tanaman obat ini. Apalagi bila penggunaannya dikombinasikan dengan tanaman obat lain, tentu khasiatnya akan semakin terasa.

Lidah Buaya

Manfaat Tanaman Lidah Buaya
Manfaat Tanaman Lidah Buaya – viva.co.id
Tanaman obat yang memiliki beragam khasiat selanjutnya adalah lidah buaya. Yups, boleh dibilang kalau lidah buaya sebagai tanaman sejuta manfaat karena banyak sekali khasiat dari tanaman ini. Selain fungsi utamanya untuk kesehatan rambut, menghilangkan jerawat, dan kecantikan tanaman ini juga bisa digunakan untuk mengoati berbagai penyakit.
Sebagai tanaman obat lidah buaya berkhasiat untuk mengobati penyakit serangan jantung, diabetes, radang tenggorokan, sembelit, dan masih banyak jenis penyakit lain yang bisa diobati dengan tanaman ini. Jadi pastikan dipekarangan rumah Anda ada tanaman obat yang satu ini ya.

Tanaman Obat Kumis Kucing

Tanaman Obat Kumis Kucing
Tanaman Obat Kumis Kucing – wikipedia.org
Kumis kucing sudah tidak saing lagi di Indonesia. Tanaman yang mempunyai nama latin Orthosiphon aristatus ini sudah lama dikenal sebagai tanaman obat yang berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Tanaman ini bisa dijadikan bahan untuk membuat ramuan herbal dengan racikan dan takaran tertentu sehingga menjadi obat yang sangat ampuh.
Manfaat dari tanaman ini yang paling terkenal adalah sebagai obat kencing batu. Tanaman ini akan meluruhkan kencing batu sehingga bisa melancarkan saluran kemih. Selain itu tanaman ini juga berkhasiat untuk mengobati rematik, asam urat, batuk, masuk angin, diabetes, dan hipertensi.

Keji Beling dan Khasiatnya

Tanaman Obat Keji Beling
Tanaman Obat Keji Beling – jamunusantara.com
Tanaman keji beling sangat terkenal di kalangan ahli herbal. Tanaman yang bayak tumbuhh di pekarangan rumah ini memiliki beragam manfaat, apalagi bagian-bagian tanaman ini hampir semua bisa dimanfaatkan. Daun keji beling banyak mengandung zat penting seperti fosfor, natrium, kalsium dan kalium. Bagian akarnya banyak mengandung polifenol dan flavonoid sedangkan bagian batang mengandung saponin dan tanin.
Manfaat tanaman keji beling bisa digunakan sebagai obat batu ginjal, diare, menurunkan kolestrol, liver, maag, dan mengobati kencing manis. Salah satu keuntungan mengetahui tanaman obat dan khasiatnya akan mempermudah Anda dalam memilih obat dari penyakit yang diderita.

Daun Jarak

Khasiat dari Daun Jarak
Khasiat dari Daun Jarak – pixabay.com
Sejak zaman dahulu daun jarak sudah digunakan sebagai obat herbal. Tidak heran bila tanaman ini dimasukan dalam jenis tanaman apotik hidup. Daun, buah, bahkan biji jarak dipercaya bisa mengobati berbagai penyakit. Tidak heran dahulu para penjajah berebut tanaman ini untuk dibawa ke negara meraka.
Daun jarak memiliki khasiat untuk mengobati penyakit gatal-gatal, luka berdarah, jamur pada kulit, rematik, dan bengkak karena luka. Selain itu tanaman ini juga bisa digunakan untuk mengobati perut kembung pada anak. Sungguh luar biasa tanaman obat dan khasiatnya bisa dijadikan obat alternatif.

Daun Beluntas

Tanaman Obat dan Khasiat Daun Beluntas
Tanaman Obat dan Khasiat Daun Beluntas – loexie.wordpress.com
Tanaman obat yang satu ini memang sudah dikenal oleh banyak orang, tetapi hanya sedikit yang mengetahui manfaat dari tanaman beluntas. Sifat tanaman yang mempunyai banyak cabang dan daun ini sering dijadikan sebagai pagar taman yang indah.
Daun beluntas ini bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal yang ampuh untuk mengatasi bau badan, pegel linu, menghilangkan bau mulut, mengobati keputihan, mengobati rematik, perut kembung, dan mengilangkan nyeri pinggang. Hem,, banyak juga ya manfaat tanaman satu ini.

Tanaman Obat Sambiloto dan Khasiatnya

Tanaman Sambiloto
Tanaman Sambiloto – peterparkerblog.com
Sambiloto merupakan tanaman herbal yang sudah digunakan sejak dulu untuk mengobati berbegai penyakit. Tanaman yang memiliki nama latin Green chiretta berasal dari negara India dan Srilangka. Saat ini tanaman ini tumbuh subur di berbagai daerah tropis seperti Indonesia, Thailand, Malaysia dan beberapa negara di Benua Amerika.
Daun sambiloto bisa digunakan sebagai obat untuk menurunkan panas badan, memperlancar air seni, obat sakit perut, dan untuk mengobati kencing manis. Dalam sebuah penelitian air hasil rebusan daun sambiloto bisa digunakan untuk menurunkan kadar gula sebanding dengan pemberian suspensi glibenclamid.

Daun Dewa

Daun Dewa sebagai Tanaman Obat
Daun Dewa sebagai Tanaman Obat – bintang.com
Pernahkah Anda mendengar tanaman daun dewa? Bukan daun khusus untu dewa ya, tapi daun dewa adalah salah satu tanaman apotik hidup yang banyak digunakan untuk obat herbal. Jenis tanaman ini biasanya tumbuh subur pada daerah yang memiliki ketinggian 200-800 di atas permukaan laut. Masyarakat di Jawa menamai tanaman ini dengan sebutan daun sabung nyowo (daun penyambung nyawa).
Daun sambung nyowo, yups seperti nama yang diberikan tanaman ini memang memiliki beragam manfaat salah satunya mengobati penyakit kronis. Jenis penyakit yang bisa diobati dengan daun ini adalah kanker, tekanan darah tinggi, wasir, diabetes militus, dan pendarahan. Selain itu tanaman ini juga bisa digunakan untuk mengobati luka memar, pembersih racun, serta berbagai manfaat lainnya.

Daun Cincau

Manfaat Daun Cincau
Manfaat Daun Cincau – manfaatdaunsirsaksehat.blogspot.com
Daftar tanaman obat dan khasiatnya yang terakhir adalah daun cincau. Tentu Anda sudah tidak asing dengan tanaman ini bukan? Ya, tanaman yang sering diolah menjadi cendol ini memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh. Daun cincau pada umunya ada 2 jenis yakni yang berwarna hijau dan hitam, keduanya memiliki rasa yang sama-sama lezat.
Manfaat dari tanaman obat yang satu ini adalah sebagai obat demam, obat diabetes militus, radang lambung, dan mengobati sakit types. Sungguh luar biasanya bukan? Mungkin inilah tanaman obat yang memiliki rasa yang lezat, hehehe.

Tanaman Obat Ajeran

Tanaman Obat Daun Ajeran
Tanaman Ajeran – flickriver.com
Mungkin Anda tidak terlalu asing dengan tanaman obat ini, karena memang tanaman mudah ditemukan. Tapi mungkin Anda juga tidak akan menyangka bahwa tanaman ajeran bisa digunakan sebagai obat. Ya, hal itu karena tanaman ini awalnya merupakan tanaman liar yang banyak tumbuh di sekitar kebun dan pagar.
Ajeran mempunyai nama latin Bidens pilosa L masih satu kerabat dengan tanaman jenis  Labiatae. Di setiap daerah tanaman ini mempunyai nama yang berbeda-beda, di Jawa dikenal dengan nama ketul, Sunda : Ajeran Malaysia : Kancing Baju dll.
Manfaat dari daun ajeran adalah untuk menurunkan demam dengan cara merebus dan meminum air rebusannya. Selain itu bisa juga digunakan untuk mencuci mata, caranya dengan merebusnya kemudian tunggu sampai air rebusan dingin baru digunakan untuk mencuci mata.

Apotik Hidup Akar Alang-alang

Tanaman Obat Daun Ajeran
Akar Alang-alang – tokopedia.com
Tanaman yang satu ini sudah tidak asing lagi karena sering digunakan sebagai salah satu bahan membuat obat tradisional. Tanaman ini sering menjadi gulma bagi tanaman pertanian. Oleh karena itulah banyak petani yang mencabutnya ataupun menghilangkannya dengan zat kimia.
Meski begitu akar alang-alang mempunyai banyak sekali manfaat bagi kesehatan diantarnya adalah untuk obat panas dalam, mengatasi sakit ginjal, mengatasi mimisan, kencing batu, keputihan dan segudang manfaat lainnya. Anda juga bisa menggabungkan tanaman ini dengan tanaman obat lainnya sehingga menciptakan obat yang ampuh untuk menghilangkan penyakit.

Tanaman Obat Akar Wangi

Tanaman Obat Akar Wangi
Akar Wangi – jamuborobudur.com
Tanaman obat yang satu ini sudah terbukti bisa digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Nama akar wangi diberikan karena akar tanaman ini biasa digunakan sebagai sumber wangi-wangian. Aroma wangi tersebut didapatkan dari zat atsiri yang terkandung di dalam akar tanaman ini.
Selain akarnya bagian batang dan daun tanaman ini juga bisa dimanfaatkan sebagai obat. Kandungan vetiveron, asam vetivena, vetiverol, dan vetiverol ester yang ada di dalam tanaman ini sangat baik untuk tubuh. Salah satu manfaat dari tanaman ini adalah untuk mengobati rematik, pegel linu, batu ginjal, panas demam, serta bisa digunakan untuk mengobati bau mulut dan bau badan.

Tanaman Obat Akar Manis

Tanaman Obat Akar Manis
Akar Manis – bahanalamiobat.com
Masih dari jenis tanaman akar, tanaman obat ini juga mempunyai banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Akar manis memiliki nama latin Glycyrrhiza Glabra L sudah banyak digunakan oleh masyarakat zaman dahulu untuk mengobati berbagai jenis penyakit.
Saat ini untuk mendapatkan tanaman obat ini masih harus import dari luar negeri, karena di Indonesia belum ada yang membudidayakan tanaman obat ini. Dari hasil penelitian akar manis mengandung beberapa zat seperti Glikosida Likuiritin, Glisirhisin, Umbeliferona, Saponin, Glukosa, Asparagin, dan Glabrolida. Manfaat dari tanaman obat ini bisa mengobati penyakit tukak lambung, penyakit darah tinggi, dan penyakit batuk.

Tanaman Obat Alpukat

Tanaman Obat Alpukat
Alpukat – pixabay.com
Kalau tanaman ini sudah tidak perlu dijelaskan lagi kan? Ya, buah alpukat bisa dibilang sebagai buah dengan sejuta manfaat. Buah ini sering digunakan untuk masker kecantikan dan juga bahan obat.Selain sebagai obat, alpukat juga sering dibuat minuman jus dengan rasa yang sangat lezat.
Manfaat dari alpukat diantaranya adalah untuk mengobati penyakit diambetes, pencegahan penyakit kanker, menurunkan kolestrol, kesehatan jantung, mngobati sakit maag dan juga sebagai minuman kesehatan yang mengandung berbagai vitamin.

Tanaman Obat Daun Adas

Tanaman Obat Daun Adas
Tanaman Obat Daun Adas – carasehat.co.id
Untuk masyarakat Jawa khususnya daerah Jogja tentu sudah tidak asing lagi dengan daun adas. Masyakat yang tinggal di daerah tersebut sering menanam daun adas di halaman atau belakang rumah sebagai tanaman obat keluarga atau biasa disebut TOGA.
Selain sebagai tanaman obat, daun adas juga sering digunakan sebagai rempah untuk bumbu masakan. Daun adas mengandung banyak sekali nutrisi yang baik untuk tubuh diantaranya Vitamin C, Vitamin B6, Vitamin E, Anisaldehida dan masih banyak lagi yang lainnya.
Manfaatnya untuk kesehatan bisa digunakan untuk mengobati anemia, mengatasi sembelit,mengobati sakit jantung, mencegah kanker, mengobati diare, melancarkan haid, mengobati sakit mata, obat sesak nafas dan lain sebaginya.

Tanaman Obat Adem Ati

Tanaman Obat Adem Ati
Adem Ati – tanamanalam.blogspot.com
Tanaman obat mempunyai nama lati Simplisia Litseae glutinosae Radix. Tanaman ini berupa tanaman pohon yang bisa tumbuh hingga ketinggian 10 meter. Tidak hanya daunnya, kulit serta akar tanaman ini juga bisa digunakan sebagai bahan membuat obat.
Tanaman ini mengandung berbagai zat seperti Alkaloid (golongan fenantrena dan aporfina), flavonoida, tanin, polifenol, dan minyak atsiri. Manfaat dari adem ati adalah untuk mengobati berbagai penyakit diantaranya adalah kencing manis, radang usus, luka berdarah dan lain sebaginya.

Tanaman Obat Daun Pegagan

Tanaman Obat Daun Pegagan
Daun Pegagan – sitkes.com
Manfaat dari daun pegagan belum banyak yang mengetahuinya, tetapi daun ini sudah banyak digunakan sebagai obat di berbagai dunia. Tanaman ini banyak dijumpai di kawasan Asia Tenggara dan Afrika, habitat hidupnya biasa di tepi sungai yang tenang.
Daun dan batang merupakan salah satu bagian yang digunakan sebagai obat. Manfaat yang bisa didapatkan dari tanaman obat ini adalah untuk menyembuhkan luka luar, mengurangi kecemasan, sebagai antioksidan, untuk bahan obat tradisional dan kontenporer.

Tanaman Obat Daun Tempuyung

Tanaman Obat Daun Tempuyung
Daun Tempuyung – faktaherbal.com
Daun Tempuyung merupakan tanaman herbal yang banyak tumbuh di alam liar. Tanaman ini biasa tumbuh di daerah yang tidak terkena sinar matahari langsung. Tidak hanya digunakan sebagai obat tradisional, daun tempuyung kini juga banyak di ekstrak untuk dijadikan obat modern.
Bagian paling berkhasiat pada tempuyung adalah daunnya. Daun tempuyung rasanya pahit, tapi bersifat mendinginkan. Manfaat dari tanaman obat keluarga ini memiliki banyak sekali manfaat diantarnya untuk mengobati bisul, kencing batu, darah tinggi, obesitas, radang payudarah, wasir, darah tinggi, dan asam urat.

Tanaman Obat Daun Andong

Tanaman Obat Daun Andong Merah
Daun Andong Merah – tanobat.com
Daun andong mempunyai ciri daun lebar dengan carka warna merah kehitaman.  Tanaman ini mempunyai bentuk daun yang indah tidak heran banyak digunakan sebagai tanaman hias daun. Tidak hanya mempunyai bentuk daun yang indah, ternyata tanaman ini juga memilili beragam manfaat untuk kesehatan.
Manfaat tanaman obat daun andong diantaranya adalah sebagai obat batuk berdarah, urine berdarah, haid terlalu banyak, obat diare atau disentri, mengatasi wasir, obat luka akibat sengatan binatang berbisa, mengobati radang gusi.

Tanaman Obat Tradisional Ciplukan

Tanaman Obat Ciplukan
Ciplukan – newshub.id
Bagi anak yang lahir di tahun 90-an pasti tidak asing dengan buah ciplukan. Yups, buah yang satu ini merupakan buah yang tumbuh liar dan bisa didapatkan secara gratis. Buah dengan nama latin Physalis angulata bisa dengan mudah didapatkan di persawaan atau ladang.
Dewasa ini ternyata buah ini terkanal dengan manfaatnya yang baik untuk kesehatan. Bahkan di salah satu pusat perbelanjaan buah ini dijual dengan harga 500k/kg. Buah ini ternyata mempunyai khasiat untuk obat untuk penyakit asma, sakit tenggorokan, mengobati kencing manis, kanker payudara, sakit paru-paru dan lain sebaginya.

Tanaman Obat Bunga Kenop

Tanaman Obat Bunga Kenop
Bunga Kenop – bibitbunga.com
Bunga kenop sejatinya bukan bunga asli Indonesia, bunga ini berasal dari Amerika dan Asia. Awalnya tanaman ini hanya digunakan sebagai tanaman hias bunga untuk mempercantik taman depan rumah.  Dengan daun berwarna hijau cerah dan bunga kecil dengan warna ungu membuat bunga ini digandrungi banyak orang.
Selain sebagai tanaman hias, bunga kenop juga termasuk dalam tanaman obat tradisional. Khasiat dari obat tradisional ini berguna mengobati asma, radang mata, batuk, mimpu buruk; sakit panas, sakit kepala, dan disentri.

Tanaman Obat Cepaka Putih

Tanaman Obat Cempaka Putih
Cempaka Putih – bibitbunga.com
Cempaka putih atau biasa juga disebut dengan kantil merupakan bunga yang mempunyai aroma sangat harum. Bunga yang mempunyai nama latin Michelia alba ini merupakan bunga khas dari Jawa Tengah. Bunga ini juga sering digunakan dalam berbagai upacara adat.
Tidak hanya itu tanama cepaka putih ini juga bisa digunakan sebagai tanaman obat yang alami. Salah satu khasiat dari tanaman obat ini adalah untuk mengatasi bau badan dan ketiak, mengobati masalah vertigo (kepala pusing), mengatasi sinusitis, mengobati perut kembung, mengobati batuk rejan, mengobati keputihan, dan batuk berdahak.

Tanaman Obat Brotowali

Tanaman Obat Brotawali
Brotawali – sitkes.com
Pasti sudah tahu kan berotowali? Yup, tanaman obat ini sudah sering digunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Hampir semua bagian dari tanaman ini bisa digunakan sebagai obat mulai dari daun, batang dan akarnya.
Tanaman ini terkenal dengan rasanya yang sangat pahit. Khasiat dari brotowali yakni bisa digunakan untuk mengobati rheumatik sendi, rheumatic arthritis, demam kuning, demam, malaria, kencing manis, diabetes, serta penyakit luar seperti memar, kudis, dan luka.

Daun Benalu

Tanaman Obat Daun Benalu
Daun Benalu – pondokibu.com
Benalu merupakan salah satu jenis tanaman parasit yang tumbuh menenpel pada tanaman lainnya. Jadi untuk menanamnya Anda tidak membutuhkan media tanam seperti tanah atau kompos, cukup tempelkan pada tanaman pohon maka benalu sudah bisa tumbuh.
Meski dikenal sebagai tanaman penganggu karena menyerap nutrisi dari tanaman lain, ternyata benalu mempunyai kandungan zat yang bermanfaat untuk kesehatan. Salah satunya bisa mengobati nyeri pinggang, kencing yang tidak lancar dan juga gangguan pada kelenjar prostat, tumor, amandel kanker, dan juga gangguan pada organ usus.

Tanaman Obat Daun Ceker Ayam

Tanaman Obat Daun Cakar Ayam
Daun Cakar Ayam – caratono.blogspot.com
Tanaman yang mempunyai nama latin Selaginella doederleinii Hieron ini biasanya tumbuh di daerah teduh dengan suhu dingin. Mungkin namanya sedikit asing tetapi sebenarnya tanaman ini banyak tumbuh di sekitar kebun dan pagar. Ceker ayam merupakan tanaman yang sejenis dengan paku-pakuan yang banyak tumbuh di sekitar kita.
Khasiat dari tanaman obat ini adalah untuk antineoplasma, penghenti pendarahan (hemostatis), kanker paru, bronkhitis, tonsilis, batuk, bronkhitis, radang paru, infeksi saluran kencing, tulang patah, koreng, hepatitis, perut busung dan menghilangkan bengkak.

Tanaman Obat Daun Sisik Naga

Tanaman Obat Daun Sisik Naga
Daun Sisik Naga – kioasjamu.com
Tanaman sisik naga mempunyai nama ilmiah Drymoglossum piloselloides L. Tanaman ini hidup seperti benalu yakni menumpang pada tanaman lainnya, yang membedakannya tanaman ini tidak merugikan tanaman yang ditumpanginya.
Habitat hidup tanaman ini biasanya di daerah lembab, hutan dan sekitar sawah. Bentuk daun kecil yang menyerupai sisik yang menempel pada kayu sehingga orang-orang menjulukinya sisik naga. Tanaman obat ini juga mempunyai manfaat menyembuhkan berbagai jenis penyakit.
Jenis penyakit yang disembuhkan seperti keputihan (leukore), kanker payudara, perdarahan pada perempuan, rematik, perdarahan, mimisan, berak darah,  sakit perut, disentri, kencing nanah, dan TBC kulit dengan pembesaran kelenjar getah bening.

Tanaman Obat Patah Tulang

Tanaman Obat Patah Tulang
Tanaman Patah Tulang – pertanianku.com
Tanaman yang memiliki bentuk ranting tanpa daun ini sering digunakan sebagai tanaman hias di pekarangan. Tetapi dibalik keunikan yang dimiliki tanaman patah tulang mempunyai banyak sekali manfaat bagi kesehatan terutama obat tradisional.
Tanaman ini bisa digunakan untuk mengobati tulang patah, sakit gigi, kusta, wasir, tumor atau kanker, rhematik, sifilis, nyeri saraf dan juga penyakit kulit. Tetapi dalam penggunaanya sebaiknya bertanya pada ahli kesehatan karena getah tanaman ini mengandung racun.

Biji Mahoni

Tanaman Obat Biji Mahoni
Biji Mahoni – tradisioanal-obat.blogspot.com
Pohon mahoni banyak sekali tumbuh di derah Jawa. Ya, batang dari pohon ini banyak sekali dijadikan berbagai furniture. Tidak hanya batangnya yang bisa dimanfaatkan, biji dari tumbuhan ini juga sangat berguna untuk dijadikan obat.
Manfaat dari biji mahoni bisa dijadikan salah satu bahan pembuat obat. Jenis penyakit yang bisa diobati dengan biji mahoni adalah rematik, kurang napsu makan, masuk angin, demam,  dan ekzema.

Tanaman Obat Daun Jinten

Tanaman Obat Daun Jinten
Daun Jinten – sinarharapan.co
Tanaman obat tradisional Indonesia yang terakhir adalah daun jinten. Tanaman ini termasuk ke dalam jenis tanaman rerumputan yang banyak tumbuh liar di sawah atau kebun.
Daun jinten mempunyai banyak sekali manfaat untuk kesehatan, diantaranya untuk mengobati perut kembung, obat sakit kepala,  mengobati penyakit ayan, menyuburkan ASI, mengobati rematik, serta mengembalikan kekebalan tubuh.


Sumber : http://caratanam.com/tanaman-obat/